Friday, 4 April 2014

Kurangi Penggunaan Gadget Bisa Bikin Anak Pintar Bicara

Perkembangan bicara anak normalnya memang dimulai saat si kecil berusia 12 sampai 36 bulan dengan indikator kosakata yang bertambah dan kemampuannya berkomunikasi dua arah.

Nah, agar kemampuan bicara anak bisa terasah dengan baik, menurut psikolog Ratih Zulhaqqi, M.Psi, sejak kecil mulailah ajak anak berkomunikasi dua arah guna memberinya lebih banyak stimulasi.

"Lakukan lebih banyak kegiatan dan kurangi memberi tontonan televisi atau DVD serta gadget yang hanya memberi komunikasi satu arah," terang Ratih kepada detikHealth dan ditulis pada Jumat (4/4/2014).

Untuk membiasakan anak berkomunikasi dua arah, jangan lupa lakukan kontak mata dengannya. Saat melatih komunikasinya, kemampuan berbahasa anak dibagi menjadi bahasa ekspresif dan reseptif. Bahasa ekspresif terkait kemampuan anak untuk berpartisipasi dalam percakapan dengan orang lain. Sedangkan bahasa reseptif terkait dengan kemampuan anak memahami perkataan yang diucapkan padanya.

Sebab pada beberapa kasus, ada anak yang sulit bercakap-cakap dengan orang lain tapi justru ia bisa lebih mudah memahami apa yang dikatakan orang lain. Senada dengan Ratih, ketua divisi tumbuh kembang RSUD Dr Soemomo dan FK Universitas Airlangga Surabaya, Dr dr Ahmad Suryawan SpA(K), menegaskan jika stimulasi pada anak harus diberi melalui kegiatan alami sehari-hari.

"Sebaiknya jangan dirapel saat weekend saja waktu orang tua libur. Juga jangan jadi orang tua pendiam. Lalu, ajari satu bahasa dulu sampai anak berumur dua tahun. Setelah itu mau masukkan 20 kata boleh," kata pria yang akrab disapa dr Wawan ini.

Lebih lanjut, dr Wawan mengatakan dahulukan kata sesuai dengan usianya. Misal, ketika anak umur satu tahun ajari kosakata dari semua benda sekitar dan kegiatan sehari-hari yang ia lakukan seperti kata 'mama', 'papa', 'mandi', 'makan', 'susu', dan 'minum'.

"Tahap anak bisa bicara dengan tepat dan lengkap itu ada lima. Pertama ia bisa mengucapkan huruf vokal, lalu konsonan seperti ba bi bu. Saat usia satu tahun, dia mulai ngoceh omongan yang kita enggak ngerti. Kemudian dia memotong kata, misalnya minum jadi num, setelah itu baru kata-katanya lengkap," papar dr Wawan.

sumber : http://health.detik.com/read/2014/04/04/191716/2546156/1301/kurangi-penggunaan-gadget-bisa-bikin-anak-pintar-bicara 
Comments
0 Comments

No comments: