Friday, 22 August 2014

LAMPUNG HEYDAY WITH BLACK PEPPER



Relics of history shows that once Lampung is part of the Kingdom of Srivijaya until the 11th century. After that, Lampung became part of the Kingdom of Malay. Some megalithic relics that still exist in Pugungraharjo believed more than 1,000 years old. This suggests that the Lampung influenced Hinduism and Buddhism. Sultanate of Banten, Lampung occupied since 1500 to 1800 M. Banten crown prince, Sultan Haji, cede some Sultan Ageng Tirtayasa’s territory to Deutchmans. This includes Lampung as a gift to the Dutch for help against the Sultan Ageng Tirtayasa.

Lampung with fertile soil known as the producer of black pepper. Black pepper also that inspired the Europeans to dominate the region.
Mastering world source spice means mastering the world trade and of course its territory. Not surprisingly, this region of the Sultanate of Banten worry in others seized. VOC claims to rule this region until the 17th century. Dutch government could move people to Lampung to address the problem of overcrowding in Java.
Lampung heyday as a source of black pepper also inspired artists to create songs Tanoh Lada (Pepperland). In fact, when it became a province of Lampung inaugurated on March 18, 1964, the black pepper one part that regional symbols. However, unfortunately this time it has faded glories.
Comments
1 Comments

1 comment:

Ibu Nurhayati said...

aslamu alaikum wr wb..
bismillahirrahamaninrahim,,senang sekali saya bisa menulis
dan berbagi kepada teman2 melalui tempat ini,
sebelumnya dulu saya adalah seorang pengusaha dibidang property rumah tangga
dan mencapai kesuksesapossiblen yang luar biasa, mobil rumah dan fasilitas lain sudah saya miliki,
namun namanya cobaan saya sangat percaya kepada semua orang,
hingga suaatu saat saya ditipu dengan teman saya sendiri dan membawa semua yang saya punya,
akhirnya saya menanggung hutang ke pelanggan-pelanggan saya totalnya 470 juta dan di bank totalnya 600 juta ,
saya sudah stress dan hampir bunuh diri anak saya 3 orang masih sekolah di smp / sma dan juga anak sememtarah kuliah,tapi suami saya pergi entah kemana dan meninggalkan saya dan anaka-naknya ditengah tagihan hutang yang menumpuk,
demi makan sehari hari saya terpaksa jual nasi bungkus keliling dan kue,
ditengah himpitan ekonomi seperti ini saya bertemu dengan seorang teman
dan bercerita kepadanya, alhamdulilah beliau memberikan saran kepada saya.
dulu katanya dia juga seperti saya setelah bergabung dengan K.H. Tambring Abdullah hidupnya kembali sukses,
awalnya saya ragu dan tidak percaya tapi selama satu minggu saya berpikir
dan melihat langsung hasilnya, `
saya akhirnya bergabung dangan mengunjungi website di www.programdanainstan.blogspot.com semua petunjuk K.H. Tambring Abdullah saya ikuti dan hanya 1 hari astagfirullahallazim,
alhamdulilah demi allah dan anak saya,
akhirnya 5m yang saya minta benar benar ada di tangan saya,
semua utang saya lunas dan sisanya buat modal usaha,
kini saya kembali sukses terimaksih K.H. Tambring Abdullah saya tidak akan melupakan jasa aki.
jika teman teman berminat, yakin dan percaya insya allah,
saya sudah buktikan demi allah silakan kunjungi website di www.programdanainstan.blogspot.com atau KLIK DISINI